website free tracking




Sejarah

Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas

Sosok Penyumbang Emas Monas yang Dituduh PKISosok Penyumbang Emas Monas yang Dituduh PKI

Ada seorang pemuka Aceh selain Teuku Umar dan Cut Nyak Dien yang pantas menyandang gelar menjadi pahlawan orang itu bernama Teuku Markam, walaupun beliau tidak pernah menggunakan senjata dihadapan para penjajah. Beliaupun ikut serta memperjuangkan kemerdekaan negara Indonesia, beliau melakukan perjuangan-nya setelah negara Indonesia Merdeka.

Tidak dalam hal memberantas pengkhianat dan memberantas penjajah negara Indonesia kembali, namun perjuangan beliau itu dengan cara memperbaiki negara Indonesia dari sisi ekonomi-nya yang pada saat itu negara Indonesia terpuruk disisi ekonomi-nya.

Teuku Markam adalah seorang militer, akan tetapi beliau berjuangnya memang-lah sangat berbeda dari cara seorang militer. Beliau berjuang menggunakan materi atau harta yang beliau miliki dan perjuangannya dengan menyumbang yang sangat membantu sekali.

Bapak presiden Soekarno sendiri memuji dan sangat berterima kasih kepada beliau (Teuku Markam) dengan apa yang telah beliau lakukan untuk membangun kembali negara Indonesia. Akan tetapi perjuangannya yang sangat loyal untuk negara Indonesia ini berujung pahit untuk dirinya, karena perjuangan beliau ini, beliau malah menerima hujatan dari bangsa Indonesia.

Berikut sosok Teuku Markam, penyumbang emas monas yang dituduh PKI.

1. Teuku Markam Adalah Orang Terkaya se-Indonesia Pada Zaman-nya

Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas - Spoters
Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas

Awal masa-masa kemerdekaan negara Indonesia kebanyakan orang tidak terfikirkan untuk melakukan bisnis sebagai profesinya, tetapi orang-orang masih berfikir tidak akan maju melakukan bisnis ketika ekonomi negara-nya sedang terpuruk. Disaat itulah muncul sesosok Teuku Markam yang melakukan berbisnis dengan berbagai macam bisnisnya dan akhirnya pun beliau menjadi seorang pembisnis yang sukses dan menjadi penyumbang emas monas.

Baca Juga :  5 Grup Band Indonesia yang Go Internasional

Dari beberapa bisnisnya seperti meng-eksport dan import baja dan besi beton, tidak dapat dipungkiri lagi dengan bisnis seperti ini beliaupun menjadi orang yang sangat kaya raya, kekayaanya-pun benar-benar luar biasa pada saat itu, dan sampai beliau mendapatkan panggilan orang ter-kaya diseluruh Indonesia. Walaupun beliau memiliki harta yang begitu banyak, akan tetapi beliau tidak menghabiskan hartanya sendiri.

2. Teuku Markam Menyumbangkan Emas Seberat 38 Kilogram

Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas - Spoters
Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas

Beliaulah yang menyumbang emas seberat 38 Kilogram untuk Monumen Nasional (MONAS). Beberapa puluhan tahun banyak orang dibuat heran dengan hal ini, banyak pertanyaan dari orang-orang seperti “siapa orang yang memberikan emas di puncak Monumen Nasional ini?”, dan hanya dengan menyebut satu nama saja untuk menjawab pertanyaan seperti ini yaitu Teuku Markam.

Walaupun tidak ada satupun dokumentasi untuk mengukir nama Teuku Markam dalam penyumbang emas monas seberat 38 Kilogram untuk Monumen Nasional akan tetapi banyak orang yang yakin bahwa beliaulah (Teuku Markam) sang penyumbang emas monas seberat 38 Kilogram untuk Monumen Nasional, dan bukan hal itu saja beliau berjasa untuk negara Indonesia, beliaupun disebut-sebut sebagai orang yang membebaskan lahan komplek senayan untuk menjadikan pusat olahraga negara Indonesia.

3. Teuku Markam Dikhianati Dan Dituduh Sebagai PKI

Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas - Spoters
Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas

Jasa Teuku Markam bukan hanya penyumbang emas Monas (Monumen Masional) dan Senayan saja untuk negara Indonesia, masih banyak jasa-jasa beliau yang tidak diketahui untuk negara Indonesia ini. Jasa beliau yang selanjuntnya seperti beliau menjadi investor utama dalam KTT Asia Afrika dan dari forum inilah merdekanya negara-negara yang terjajah di dua benua itu. Begitu besarnya jasa Teuku Markam terhadap negara Indonesia ini akan tetapi beliau tidak dianggap sebagai apapun oleh negara Indonesia.

Baca Juga :  7 Jendral Yang Gugur Pada Tragedi G30SPKI

Pada saat masa kepemerintahan presiden pertama Soekarno beliau begitu disegani dan dihormati akan tetapi berbanding terbalik ketika masa kepemerintahan presiden kedua Soeharto. Dengan tanpa alasan yang jelas, Teuku Markam ditangkap dan dipenjarakan, beliau dituduh terlibat dalam PKI yang memberontak negara dan dianggap sebagai Soekarnois garis keras, pada tahun 1966 beliaupun dipenjarakan dan tanpa proses peradilan yang sangat tidak jelas.

4. Teuku Markam Dipenjarakan, Harta Tetap Dijarah

Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas - Spoters
Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas

Masa-masa kelam Teuku Markam saat itu bukan hanya saja dikhianati, difitnah, dan dipenjarakan saja, belum selesai nasib buruk yang menimpa beliau pada kepemerintahan Soeharto. Pada saat itu juga semua harta beliau dijarah dan menjadi milik negara. Seperti Kantor, Tanah, bisnis-bisnis dan apapun itu harta milik beliau, diambil semua oleh pemerintah. Dan terparahnya lagi beliau (Teuku Markam) tidak disisahkan sedikit pun untuk keluarga dan anak-anak beliau.

Saat itu keluarga beliaupun menjadi terpuruk dalam segi ekonominya namun sebelumnya keluarga beliau hidup dengan segi ekonomi yang sangat berkecukupan. Pada tahun 1974 Teuku Markam pun keluar dari penjara akan tetapi keluarnya beliau dari penjara, keluarga beliaupun masih kesulitan untuk mengambil kembali semua harta Teuku Markam.

5. Nama Baik Teuku Markam Belum Bersih dan Kembali Baik

Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas - Spoters
Teuku Markam, Sosok Penyumbang Emas Monas

Setelah Teuku Markam keluar dari penjara bukan merupakan sesuatu yang sangat bagus untuk beliau, karena beliau masih dipandang hina oleh orang-orang yang menganggap beliau menjadi antek-antek PKI. Tetapi beliau adalah orang yang sangat memperjuangkan negara Indonesia ini untuk memperbaiki dalam segi ekonomi, dan berjuang untuk mereka-mereka yang masih memandang sinis beliau.

Baca Juga :  Indonesia Korbankan Tiket Piala Dunia Demi Palestina

Ada satu hal yang teramat disesalkan Teuku Makam dan keluarga yakni nama baik beliaupun masih belum bersih, dan pada saat masa orde baru selesai masih belum bisa juga nama baik beliau dinetralisasikan. Dan hasilnya-pun sampai beliau tua masih tetap dianggap sebagai pengkhianat, akan tetapi jasa beliau untuk negara Indonesia ini begitu besar yang beliau lakukan.

Sungguh mengharukan apabila mendengar kisah sosok seorang Teuku Markam ini, beliau yang sangat memperjuangkan negara Indonesia ini akan tetapi beliau menuai yang sangat pahit dari orang-orang yang telah beliau perjuangkan. Akan tetapi Teuku Markam tidak pernah menyesal untuk memperjuangkan negara Indonesia ini, namum dari dalam lubuk hatinya yang paling dalam mungkin berkata menyesal dan tidak akan pernah perduli dirinya dalam membantu negara Indonesia ini.

Leave a Reply