website free tracking




Viral

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran

Produk Google gagal total tidak laku dipasaranProduk Google gagal total tidak laku dipasaran

Banyak orang yang kehidupannya diperkayai oleh layanan dari produk Google, apalagi untuk para pencinta teknologi. Pasti kalian semua sudah pasti tahu dengan Search Engine Google, Gmail, Google Maps, Google Translate, Youtube, Google Chrome, dan Android.

Itu semua merupakan layanan dan produk Google, dan itu pun baru sedikit dari banyaknya layanan dan produk Google tersebut yang berhasil meraih sukses di pasaran. Akan tetapi Google sendiri bukan merupakan perusahaan yang memiliki teknologi sempurna, mereka pun pernah merasakan kegagalan dalam membuat layanan atau produk yang sudah mereka jalankan atau pun yang akan di jalankan.

Berikut ini adalah 7 produk Google gagal total tidak laku dipasaran.

1. Google Nexus 2010-2016

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran - Spoters
Google Nexus – Produk Google gagal

Pada saat sebelum zaman pixel, Google pun pernah membuat Nexus, akan tetapi yang menariknya dari Google ini membuat Nexus tersebut adalah, Google tidak merilis Nexus sendiri seperti Pixel, akan tetapi Google membuat Nexus hanya untuk bekerja sama dengan Brand seperti Samsung, LG, ASUS, dan HTC, Nexus dibuat bukan hanya untuk Smartphone saja, akan tetapi dibuat juga untuk di Tablet.

Keunggulan produk atau layanan Nexus ini dibuat dengan kualitas yang luar biasa tapi dijual juga dengan harga yang sangat terjangkau, yang membuat orang-orang berdecak kagum. Namun sampai saat ini Google masih belum menyatakan bahwa Nexus ini belum mati, akan tetapi produk atau layanan ini sudah mangkir selama tiga tahun dari perindustrian, dan akhirnya masuk logika juga kalau mengatakan Nexus secara tidak terang-terangan sudah mati.

Baca Juga :  10 Youtuber Indonesia Terkaya Dari Penghasilan Youtube

2. Google Play Edition 2013-2015

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran - Spoters
Google Play Edition Tahun – Produk Google gagal

Google Play Edition ini adalah “Kakak” dari Andoid One yang merupakan kumpulan Smartphone yang biasa dirancang dari Samsung, HTC, dan masih banyak Brand yang lain, yang menjalankan sistem operasi Android versi Stock. Namun Brand Moto G, HTC One, dan Samsung Galaxy S4 merupakan Smartphone yang mendapat bagian edisi spesial dari Google Play.

Akan tetapi hanya berjalan waktu dua tahun saja, dan lebih tepatnya lagi pada bulan Januari 2015, Google pun berkomitmen untuk memutuskan berhentinya penjualan Smartphone Google Play Edition. Akan tetapi dengan berhentinya penjualan Smartphone Google Play Edition ini Google tidak menyatakan kalau Google Play Edition ini tidak mati, walaupun pada saat itu dan hingga saat ini sudah tidak ada Smartphone Google Play Edition terbaru lagi.

3. Project Ara 2014-2016

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran - Spoters

Project Ara merupakan salah satu yang dapat dibilang suatu produk google yang berkonsep terbaik yang selama ini pernah diciptakan oleh Google. Komponen utama layaknya kamera, Screen, dan Batrai yang dijadikan bagian-bagian modular, itu adalah suatu dari gagasannya.

Tetapi menjadi alasan menghabiskan banyak dana untuk seluruh bagiannya, namun pengguna hanya memerlukan pengeluaran dana lebih sediki untuk komponen-komponen tertentu. Pada tahun 2016 adalah merupakan tahun kegagalan dari project ini yang merupakan hanya keinginan saja yang terlalu berambisi terhadap ide-ide untuk project ini.

Baca Juga :  Lagu Piala Dunia Yang Ikonik Dari Masa Kemasa

4. Project Tango 2014-2018

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran - Spoters
Project Tango- Produk Google gagal

Project Tango sama halnya dengan dari Project Ara, akan tetapi Project ini adalah salah satu ide yang sangat luar biasa yang diciptakan oleh Google. Dengan inti yang bertujuan untuk memberikan masa depan yang lebih awal untuk para penggunanya, dan Google pun menciptakan Tango dengan bertujuan untuk Augmented Reality (AR).

Produk Brand dari Lenovo Phab 2 Pro dan juga Asus Zenfone AR ini merupakan ciptaan dari Project Tango selama pertumbuhannya, akan tetapi semuanya tidak berjalan dengan mulus seperti apa yang diinginkan selama ini, setelah ARCore, SDK dengan cara bekerja dan mengimplementasikan yang lebih baik, dan akhirnya Project Tango pun terbunuh. Pada 1 maret 2018 akhirnya Google pun menghentikan dukungannya terhadap Project Tango.

5. Google Plus 2011-2019

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran - Spoters
Google Plus – Produk Google gagal

Tahun 2011 merupakan tahun peluncuran Google Plus, dan akan tetapi pasa saat itu juga Google Plus tidak menemukan popularitas yang semestinya. Dan hal ini makin memburuk dengan keputusan yang diambil oleh Google untuk merubah tampilan Plus, yang menjadi tampilan seperti kotak-kotak dan hanya masuk situs-situs berita saja.

Akan tetapi bukan sampai disitu saja yang memperburuk, Google Plus semakin hancur setelah di ketahui bahwa keamanan Google Plus jebol. Dan dari keseluruhan layanan dan produk Google menyatakan bahwa kalau Google Plus-lah yang dianggap paling gagal diantara yang lain, dan akhirnya pun pada April 2019 Google menyatakan memberhentikan Google Plus tersebut.

6. Google Allo 2016-2019

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran - Spoters
Google Allo – Produk Google gagal

Dibuatnya Google Allo ini awalnya untuk menjadi kompetitor dari aplikasi WhatsApp, dengan adanya Ekstra Assistant didalam Google Allo yang mampu membuat semuanya lebih mudah. Akan tetapi semua rencana-nya tidak berjalan dengan mulus, Google Allo pun krisis dalam hal identitasnya yang secara serius.

Baca Juga :  5 Produk Google Terbaru Khusus Untuk Indonesia

Banyak orang yang tidak mengetahui apa itu Google Allo, dan hanya beberapa orang saja yang menggunakannya. Dan sampai akhirnya banyaknya fitur dari Google Allo seperti Smart Reply dan dukungan dari Dekstop, dipindahkan kepada aplikasi Google Messages. Pada April 2019 akhirnya Google Allo diberhentikan.

7. Google Spaces 2016-2017

7 Produk Google Gagal Total Tidak Laku Dipasaran - Spoters
Google Spaces – Produk Google gagal

Ditahun yang sama seperti Google Allo di luncurkan dan diperkenalkan kepada publik, Google Spaces adalah salah satu aplikasi Google dalam sektor perpesanan, yang penggunanya dapat membuat grup chat pribadi untuk saling membagi link, video, dan juga foto. Integrasi dari Youtube, Chrome dan Search Engine merupakan nilai jual utama dari Google Spaces tersebut dan buruknya sampai berakhir di acuhkan.

Nasib dari Google Spaces ini hampir sama dengan Google Allo yakni banyak orang yang tidak mengenal aplikasi ini dan lebih memilih aplikasi yang sudah terkenal seperti aplikasi WhatsApp, dan usia Google Spaces ini hanya mampu bertahan satu tahun saja. Pada bulan April 2017 akhirnya Google Spaces ini sudah di matikan oleh pihak Google sendiri.

Demikian 7 produk Google gagal total tidak laku dipasaran, apakah kalian pernah menggunakan salah satu dari produk atau layanan Google yang mengalami kegagalan ini? , dan bagaimana pendapat kalian terhadap produk atau layanan Google yang mengalami kegagalan ini? Silahkan kalian komentar di kolom komentar dibawah ini.

Leave a Reply