website free tracking




Viral

Kisah Pony Orang Utan Yang di jadikan Psk di Kalimantan

Kisah Pony Orang Utan Yang di jadikan Psk di KalimantanKisah Pony Orang Utan Yang di jadikan Psk di Kalimantan

Perkenalkan, dia Pony adalah seekor orangutan di alimantan yang berhasil diselamatkan The Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dari orang-orang yang mempekerjakannya sebagai pelacur.

Sebelum berada dalam pengawasan, Pony ditemukan dengan kondisi terantai dan tubuhnya klimis tanpa bulu. Pony dijadikan budak seks oleh pengelola rumah bordil di Kareng Pangi, Kalimantan Tengah.

Pony yang pada saat itu berusia 6 tahun ditawarkan sebagai pekerja seks komersial dengan tarif Rp 37.000. Ketika ditemukan pada Februari 2003, Pony sudah terlatih untuk melakukan aktivitas seksual. Pengguna jasa Pony biasanya adalah para pekerja kebun sawit.

Diperkirakan, penculiknya telah menjadikan Pony sebagai ‘mesin uangnya’ di Kalimantan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dibebaskan.

Setelah diselamatkan, Pony dibawa ke Pusat Nyaru Menteng di Kalimantan. Saat diselamatkan, kondisi Pony sangat memprihatinkan, ia tidak menunjukan untuk mengeksplorasi alam dan tidak mampu mencari makan sendiri.

Maka dari itu, selama masa rehabilitasi, pria tidak diizinkan berada di dekatnya, karena ia jelas mengalami trauma akibat perlakuan kejam yang dialaminya.

Beruntung, Pony yang malang kini sudah dalam keadaan yang sehat dan mampu mencari makan di pusat rehabilitasi. Kini ia berada di sebuah kandang bersama tujuh orangutan lainnya.

Mungkin pengguna jasa Pony memiliki kelainan seperti bestialitas atau biasa disebut Zoofilia adalah gangguan seksual yang terjadi pada seseorang orang yang “terangsang” jika melihat hewan atau keinginan untuk melakukan hubungan seks dengan hewan.

Biasanya hewan tersebut disetubuhi dan dilatih untuk dapat merangsang seseorang secara seksual.

Dasar penyebab kelainan tersebut mungkin karena gangguan psikologi memandang hewan lebih rendah, lebih mudah dikuasai dan dikendalikan sehingga kepuasaan seksual terasa sempurna.

source : suara

Leave a Reply